Tampilkan postingan dengan label PROFIL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROFIL. Tampilkan semua postingan

Desember 21, 2015

SEHARI DI SDI SUNAN KALIJAGA: BERSAMA MENCETAK GENERASI QUR`ANI



Pukul 06.45 WIB seluruh siswa telah berada di sekolah untuk mengikuti kegiatan apel pagi. Siswa kelas I-III baris rapi di halaman sekolah sebelah timur dan siswa kelas IV-VI baris rapi di halaman sekolah sebelah barat. Kegiatan apel dimulai dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh tiap siswa sesuai dengan jadwal yang telah diatur. Seorang siswa membacakan ikrar dan seluruh siswa menirukannya dengan suara keras dan semangat.
Setiap pagi guru memberikan berbagai materi bagi para siswa setelah pembacaan ikrar. Materi yang disampaikan di antaranya bahasa arab, bahasa inggris, bahasa jawa, hadis, dan hafalan Al Qur`an Juz 30  dan 29 khusus kelas besar. Penyampaian materi disesuaikan dengan jadwal yang telah dibuat.
Secara umum proses penyampaian materi pada kegiatan apel adalah seorang guru membuka kegiatan dengan salam, dan para siswa menjawabnya. Kemudian guru tersebut menyampaikan 1 atau 2 kata dalam bahasa tertentu beserta artinya dan para siswa diminta menirukannya dengan baik. Pada materi tahfidz, guru meminta siswa untuk menirukan bacaan hafalannya dengan benar. Guru menutup materi yang telah disampaikan dengan salam.

AGENDA SDI SUNAN KALIJAGA



No
Kegiatan
Pelaksanaan
1
Masa Orientasi Siswa Baru
Awal Tahun Pelajaran
2
Dongeng Ramadhan
Bulan Ramadhan
3
Sarasehan Pendidikan
2 Kali Dalam 1 Tahun Pelajaran
4
Penyembelihan Hewan Qur`ban
Hari Qur`ban
5
Outing Class
2 Kali Dalam 1 Tahun Pelajaran
6
SMB ( Sunan Mencari Bakat)
Akhir UAS I
7
MABIT UMUM
Akhir UAS I
8
MABIT Kelas VI dan Spiritul Building
Akhir UAS II
9
Lomba TK Se-Surakarta
Awal Semester II
10
Daurah Tahfidz
Tengah Semester II
11
Wisuda Juz `Amma
Akhir Semester II
12
Akhirussanah
Akhir Semester II
13
Rihlah Ilmiah
Akhir Semester II

KURIKULUM SDI SUNAN KALIJAGA



SD Islam Sunan Kalijaga menggunakan kurikulum nasional (Diknas dan Depag) yang didesain sebagai berikut:
1.      Kompetensi Lulusan
a.    Menjadi anak yang khusyu` dalam ibadah dan berprestasi yang siap melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi  dan yang tertinggi. 
b.    Memiliki hafalan ayat-ayat Al Qur’an minimal 2 juz dan hafalan Al Hadits  minimal 20.
c.    Memiliki keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Daerah, bahasa Asing (Arab dan Inggris). 
d.   Gemar membaca, terampil menulis dan berwawasan ilmu pengetahuan teknologi  serta keIslaman kontemporer.

Desember 20, 2015

VISI DAN MISI SDI SUNAN KALIJAGA



SD Islam Sunan Kalijaga memiliki visi; Mengambangkan pendidikan, pengajaran dan kebudayaan pada  umumnya dan atau  berdasarkan Islam pada khususnya dan Misi; 1) Memadukan kurikulum Nasional dan Agama, ditambah Ekstra Kurikuler dan Program Khusus, 2) Mengembangkan IPTEK dan IMTAQ melalui multimedia yang terkait dengan life skill. Adapun tujuan penyelenggaraan pendidikan islam di SD Islam Sunan Kalijaga adalah dapat membentuk peserta didik yang memiliki, 1) pemahaman Islam yang benar, menguasai ilmu umum secara mamadai untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, 2) kepribadian dan Akhlak yang Islami serta berbagai  pengetahuan dan keterampilan  yang diperlukan sebagai bekal hidup ditengah keluarga maupun masyarakat dan 3) kemandirian dalam berfikir dan bersikap sesuai dengan perkembangannya yang dilandasi pemahaman Islam yang benar.

SEJARAH SDI SUNAN KALIJAGA



Sekolah Dasar Islam Sunan Kalijaga berdiri diawali dengan pondok pesantren yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Buchori pada tahun 1970. Pondok pesantren yang berdiri itu tidak ada kegiatan pengajian disebabkan tidak ada yang mengaji. Oleh karena itu diubah menjadi tempat penginapan. Setelah bapak Buchori meninggal dunia, digantikan oleh anaknya yang bernama Bapak Abdul Latief Buchori. Beliau mewajibkan bagi seluruh penghuni penginapan itu untuk mengaji setiap hari Senin sampai Kamis dan memberikan waktu libur hari Hari Jum’at, Sabtu dan Ahad. Beberapa waktu kemudian Pengelola menutup penginapan tersebut karena melihat kondisi bangunan yang akan roboh.